Monday, 12 September 2016

Head to Head

Otomotif Industri : Melanjutkan ulasan sebelumnya bahwa produksi dan penjualan otomotif di Indonesia telah mencapai lebih dari 1 juta unit dalam satu tahun. Lalu mobil apa saja yang dijual di Indonesia, berikut kami sajikan untuk Anda,data Head to Head masing masing produsen di setiap segmennya.
Data ini kami fokuskan untuk mobil penumpang diluar truk dan bus. Serta hanya untuk mobil yang penjualannya cukup besar pada masing - masing segmen. Berikut data selengkapnya.
 
Data harga diatas kami ambil harga pada tipe terendah


Dari data tersebut di atas terlihat jelas bahwa "Sang Penguasa" pasar, TOYOTA, hampir memiliki "pemain" di hampir semua segmen. Belum lagi beberapa model yang tidak kami masukkan dalam daftar di atas. Bahkan yang sedang ramai saat ini, bahwa TOYOTA sebentar lagi akan melahirkan pemain di segmen Crossover yang saat ini masih kosong, dan hanya dihuni oleh HONDA dengan HR-V dan NISSAN dengan JUKE. Sang pemain baru di segmen Crossover dari TOYOTA yaitu mobil konsep C-HR.
TOYOTA rupanya sadar bahwa di segmen Crossover ataupun juga Midle SUV saat ini sedang menunjukkan trend positif di pasar Otomotif tanah air. Dan tentu saja TOYOTA tidak mau melepas begitu saja "Kue Legit" tersebut.
Kita tunggu strategi masing - masing produsen untuk mendongkrak penjualannya di tanah air. Karena mereka pasti sadar dengan populasi penduduk Indonesia yang saat ini nomor 4 tebanyak di dunia, tentu saja merupakan pasar yang sangat menjanjikan. Apalagi berdasarkan data dari suatu survey bahwa dari total penduduk Indonesia saat ini hanya sekitar 10% yang sudah memiliki mobil. Tentu saja Indonesia merupakan suatu proyek yang menggiurkan bagi mereka. Tinggal bagaimana produsen dapat "mengerti" akan Indonesia. Karena semakin mereka "mengerti" akan Indonesia, maka peluang mereka untuk memimpin pasar otomotif Indonesia. Dan memang saat ini TOYOTA merupakan produsen otomotif yang paling "mengerti" Indonesia.

Karena itu "mengertilah" akan Indonesia, maka Indonesia pun akan  memberi lebih.

では、また。

Thursday, 8 September 2016

Satu Platform, Beberapa Model

Otomotif Industri : Demi menekan biaya pengembangan mobil, dan juga untuk membuat harga jual mobil lebih kompetitif, produsen mobil berusaha untuk menciptakan beberapa model mobil dari satu platform.


Lalu apa itu platform ?
Platform adalah satu set design dasar sebuah mobil. Sehingga apabila beberapa model mobil menggunakan platform yang sama, maka bagian dasar dari beberapa model tersebut sama.


Lalu apa bagian dasar mobil yang sama ?
Biasanya apabila mobil tersebut menggunakan platform yang sama, maka mobil tersebut memiliki bagian yang sama sebagai berikut :
1. Floorpan yang merupakan dasar sasis dan komponen mekanikal lainnya
2. Wheelbase, yaitu jarak sumbu roda
3. Mekanisme kemudi (Steering)
4. Suspensi depan dan belakang
5. Peletakan dan pemilihan mesin serta komponen power train lainnya


Dengan menggunakan bagian dasar yang sama seperti diatas, maka produsen mobil dapat menekan biaya pengembangan sebuah mobil, sehingga pada ujungnya dapat menjaga harga mobil tetap kompetitif untuk bersaing dengan produsen lainnya.


Dan di Indonesia pun juga terdapat beberapa mobil yang menggunakan platform yang sama. Dan berikut Otomotif Industri, merangkumnya untuk Anda sebagai berikut :


Honda
Brio → Mobilio → BR-V
Jazz → City


Toyota
Agya → Calya
Yaris → Vios → Limo


Daihatsu
Ayla → Sigra
Grand Max → Luxio


Datsun
GO + → GO + Panca


Suzuki
Swift → Ertiga


Mungkin masih ada beberapa model yang belum tertulis di atas. Bagi pembaca yang mengetahuinya mohon dapat dishare pada kolom komentar.


Keep High Spirit





Monday, 5 September 2016

Produksi VS Sales

Otomotif Industri : Seiring dengan naik turunnya perekonomian di suatu Negara, sudah pasti berpengaruh juga pada daya beli masyarakatnya. Dan dunia otomotif Indonesia pun mengalami naik turun mengikuti naik turunnya prekonomian di Indonesia. Seperti apakah pergerakan dunia otomotif di Indonesia khususnya di sektor roda empat. Berikut kami sajikan data dalam 10 tahun terakhir yaitu 2005 ~ 2010 yang dirangkum dari GAIKINDO.





Selama satu dekade terakhir dunia Otomotif Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, dari yang hanya 500,710 unit per tahun menjadi 1,098,780 unit pada sisi produksi, dengan begitu dalam satu dekade mengalami kenaikan 119%. Sedangkan di sisi penjualan  dari yang hanya 533,917 unit menjadi   1,013,291 unit per tahun pada 2015, dengan kenaikan 90%.


Dengan volume produksi dan penjualan yang mencapai lebih dari 1 juta per tahun Indonesia menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Otomotif dunia. Dan di kawasan ASEAN saat ini Indonesia hanya tingal mengejar Thailand untuk menjadi yang nomor satu di kawasan ASEAN.


Demikian informasi yang dapat kami sajikan, dan sampai jumpa.

Monday, 29 August 2016

Fenomena "DUET MAUT"



Otomotif Industri - Fenomena "DUET MAUT" tidak hanya terjadi di dunia DANGDUT, ataupun Sepak Bola, tetapi terjadi pula di dunia otomotif. Dikarenakan hubungan kerja sama ataupun adanya tujuan lainnya, seperti Development Cost Sharing atau lainnya, beberapa produsen otomotif menghadirkan mobil yang sama tetapi dengan merk berbeda. Tentu saja walaupun sama tetapi tidak sepenuhnya sama, untuk membedakan diantara keduanya. Dan yang paling mudah dikenali adalah emblem depannya yang sudah pasti beda.



Fenomena ini bukan hanya terjadi belakangan ini dan di Indonesia, tetapi sudah terjadi lama dan di beberapa negara. Tetapi kali ini Otomotif Industri akan mengulasnya untuk pasar Indonesia.

Seperti kita ketahui belakangan ini di media - media nasional sedang ramai akan hadirnya "DUET MAUT" terbaru Toyota - Daihatsu yaitu Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Setelah sukses dengan Toyota Avanza - Daihatsu Xenia dan Toyota Rush - Daihatsu Terios, serta Toyota Agya - Daihatsu Ayla. Kolaborasi keduanya kembali menghadirkan Toyota Calya- Daihatsu Sigra. 

Kali ini "DUET MAUT" mereka akan bermain disegmen LCGC MPV 7 Seater. Dan kerja sama keduanya akan langsung bertarung dengan Datsu - Go yang selama ini bermain seolah tanpa pesaing disegmen LCGC MPV 7 Seater. Dan kolaborasi keduanya diharapkan dapat mengulang sukses "DUET MAUT" sebelumnya.




Sebenarnya fenomena "DUET MAUT" di Indonesia bukan hanya terjadi antara Toyota-Daihatsu, tetapi terjadi pula pada produsen lain walaupun dengan kondisi yang berbeda, sebagai contoh yang selama ini kita ketahui adalah antara Suzuki-Mitsubishi dan Suzuki-Mazda. Seperti kita ketahui selama ini terjadi hubungan baik diantaranya. Kolaborasi Suzuki-Mitsubishi melahirka "DUET MAUT" Suzuki Carry Futura-Mitsubishi Colt T120, serta Suzuki APV - Mitsubishi Maven. Suzuki - Mitsubishi sukses melahirkan Suzuki Carry Futura-Mitsubishi Colt T120 pada era 1900 an. Walaupun tidak dirakit di pabrik yang sama seperti kolaborasi Toyota-Daihatsu tetapi mereka saling supply pada beberapa komponennya. Setelah sukses dengan kolaborasi tersebut, Suzuki-Mitsubishi kembali menghadirkan Suzuki APV - Mitsubishi Maven. Suzuki sukses dengan APV tetapi walaupun sama Mitsubishi kurang beruntung dengan Mavennya.




"DUET MAUT" berikutnya kembali melibatkan Suzuki, kali ini mobil yang dikembangkan oleh Suzuki dan cukup sukses disegmen LMPV yaitu Suzuki Ertiga, juga dipasarkan dengan logo berbeda dan partner kali ini adalah Mazda. Suzuki Ertiga-Mazda VX-1, seolah sebagai high grade dari Suzuki Ertiga, Mazada menambahkan beberapa fitur tambahan pad Ertiga dan menjualnya sebagai Mazda VX-1. Walaupun secara penjualan tidak memberikan efek signifikan, kolaborasi keduanya meramaikan pasar Indonesia.

Patut kita tunggu "DUET MAUT" apalagi yang akan lahir kedepannya. Yang cukup mungkin terjadi adalah "DUET MAUT" LMPV Mitsubishi-Nissan.
Kenapa Mitsubishi-Nissan ? Karena seperti kita ketahui Mitsubishi sedang membangun pabrik di Kawasan Industri Delta Mas - Cikarang, dan salah satu produk yang akan dihadirkan adalah LMPV untuk mencoba peruntunganya di pasar Indonesia. Dan disela waktu pengembangan tersebut, Mitsubishi terjerat kasus manipulasi konsumsi bahan bakar di Jepang, sehingga menjadikan Mitsubishi harus menjual sebagian sahamnya untuk bisa bertahan di industri otomotif. Kita tunggu kehadiran "DUET MAUT" berikutnya. Sampai jumpa.

Saturday, 27 August 2016

Data Penjualan Mobil Juli 2016

Jumlah penjualan mobil di Indonesia bulan Juli 2016 mencapai 62,585 unit, mengalami penurunan 32% dibanding bulan Juni yang mencapai 91,471 unit. Tetapi mengalami peningkatan 12.5% dibanding bulan yang sama di tahun 2015 yang hanya 55,618 unit. Ini menunjukkan bahwa trend penjualan mobil di Indonesia akan mengalami kenaikan di periode Lebaran, dan akan mengalami penurunan di periode setelah Lebaran. Di bulan ini juga Daihatsu juga berhasil kembali merebut posisi kedua, dengan total penjualan 10,689 unit, dan Honda harus legowo berada di posisi tiga dengan jumlah penjualan 9,308 unit.
Berikut adalah data lengkap penjualan mobil di Indonesia selama Juli 2016.